Tim Pemenangan Jokowi untuk Mengumpulkan Dana Kampanye dari Tycoons

Tim Pemenangan Jokowi untuk Mengumpulkan Dana Kampanye dari Tycoons. Bendahara Tim Kampanye Nasional Ma’ruf, Sakti Wahyu Trenggono, mengatakan timnya akan mengumpulkan dana kampanye dari para taipan dengan ‘menjual’ program pemerintah dari calon presiden yang berkuasa Joko Widodo atau Jokowi yang berpihak pada pengusaha.

Tim Pemenangan Jokowi

Tim Pemenangan Jokowi

“Dengan kebijakan yang memfasilitasi para pengusaha, tentu akan mendorong partisipasi masyarakat,” kata Tim Pemenangan Trenggono, di Cemara Post, Jakarta pada Selasa, 16 Oktober. Trenggono mengatakan akan meminta bantuan dari Ketua Asosiasi Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Bahlil Lahadalia dan dari Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Rosan Roeslani, yang bergabung dengan tim sukses Jokowi, untuk mengumpulkan para taipan di acara penggalangan dana kampanye.

“Misalnya, kami akan menghasilkan dana malam, dan kemudian kami meminta Rosan untuk mengundang teman-teman wirausahawannya,” katanya. Untuk mengumpulkan dana dari individu dan masyarakat, Trenggono mengatakan koalisinya akan menyebarkan nomor rekening khusus untuk dana kampanye kepada publik.

Selain dikabarkan akan bergabung dengan kubu oposisi, nama Gatot Nurmantyo juga dikatakan berada di kamp pemerintah. Mantan komandan Tentara Nasional Indonesia (TNI) itu dikatakan memimpin tim pemenang Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menang -KH Ma’ruf Amin atau Koalisi Indonesia Kerja (KIK, Koalisi Kerja Indonesia).

Menurut Ketua Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy, KIK belum menentukan ketua. Nama Gatot serta nama tokoh nasional lainnya masih dibahas oleh anggota koalisi. “Tentu saja, kami mempertimbangkan semua tokoh nasional, termasuk Pak Gatot,” kata Romahurmuziy di kantor Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta, Kamis (23 Agustus).

Romahurmuziy yakin Gatot dapat memperkuat suara untuk kubu Jokowi-Kiai Ma’ruf dalam pemilihan presiden 2019. Di sisi lain, koalisi juga mengincar seseorang dengan inisial M. “Inisialnya M dan dia berusia lebih dari 60 tahun. Dia akan dipanggil lagi oleh presiden, tetapi saya belum mendengar informasi atau perubahan lebih lanjut, “kata Romahurmuziy.

Sebelumnya,Gatot bergabung dengan tim pemenang untuk Prabowo Subianto-Sandiaga Uno . Partai Amanat Nasional (PAN) telah mengusulkan nama Gatot beberapa waktu lalu. “Kami sudah membahasnya, tetapi pada saat itu Pak Gatot masih sibuk mempersiapkan dirinya sebagai alternatif dari calon presiden yang ada,” kata Sekretaris Jenderal PAN Eddy Suparno di markas PAN, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Apa Saja yang dilakukan Tim Pemenang Jokowi?

Koalisi Kerja Indonesia masih menunggu keputusan Presiden Joko Widodo tentang figur tersebut untuk memimpin tim pemenang kamp pemerintah. Jokowi dijadwalkan mengumumkan ketua timnya yang menang pada 7 September.

Jokowi memiliki peluang lebih besar untuk memenangkan pemilu. Dia mendapat dukungan dari lebih banyak partai politik daripada Prabowo. Koalisi sembilan partai mendukung pencalonan Jokowi. Prabowo memiliki lima partai yang mendukungnya.

Jokowi mungkin telah memenangkan hati pemilih potensial dengan membangun jalan, bandara, dan pelabuhan. Tapi lawan-lawannya masih bisa menjatuhkannya dengan masalah lain. Di antaranya adalah masalah agama, yang menggagalkan upaya calon Kristen Cina Basuki “Ahok” Tjahaja Purnama untuk memenangkan pemilihan gubernur Jakarta 2017.

Belajar dari kekalahan Ahok, Jokowi telah mengubah strateginya. Jokowi, yang menjalankan kampanye pemilu 2014 tentang pluralisme dan platform hak asasi manusia yang progresif, telah memilih ketua konservatif Dewan Ulama Indonesia, Ma’ruf Amin, sebagai pasangannya. Dia juga merekrut anggota oposisi, seperti politisi Muslim Ali Mochtar Ngabalin.

Sebelumnya, sekretaris jenderal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Asrul Sani mengatakan ketua Tim Pemenang untuk Jokowi-Kiai Ma’ruf akan diumumkan minggu ini. Dia menekankan bahwa Koalisi Kerja Indonesia (KIK) masih menunggu kepulangan Jokowi dari kunjungan kerjanya ke Lombok, Nusa Tenggara Barat.